Kerajinan Koran Klinting – Iseng di Waktu Senggang

Saya tidak tahu nama kerajinan ini apa, yang jelas saya melihatnya pertama kali saat jalan – jalan ke Mirota (Jogjakarta) di sana ada sebuah tas yang dibuat dari susunan kertas koran dan majalah. Yang saya bikin belum seekstrim itu, baru yang kecil – kecil seperti project saya sekarang greeting cards dan scrap album.

 Ini halaman depan scrap album yang saya buat. Judulnya “That’s why should be more grateful rather than constantly hoping”. Pembuatan scrap album ini dilatarbelakangi ketika saya sedang banyak berharap, menuntut, bertanya mengapa? dan kapan?  Tiba – tiba saya tergerak membuka catatan saya 3 tahun ke belakang. Ternyata dari catatan itu banyak hal yang saya dapat, padahal terbayang untuk mencapainya saja tidak. Scrap album ini saya buat sebagai pengingat ketika saya mulai banyak berharap dan menuntut di kemudian hari.

Bahan yang saya gunakan sebagian barang bekas. Untuk latar saya menggunakan kalender duduk 2011 yang ada di meja kantor, dan saya lapisi dengan kertas sertifikat yang salah print. Untuk batang pohon saya menggunakan isolasi sisa tugas akhir. Dan untuk daun saya menggunakan koran yang isinya iklan A**S yang sebagian besar warnanya ungu. Koran itu saya potong, kemudian saya lintir sekecil – kecilnya, saya lem tepinya, dan saya potong kecil – kecil. Dan seperti itulah hasilnya (masih belum bisa rapi =P)

 Hasil iseng yang kedua adalah greeting cards. Ini saya persiapkan untuk teman – teman saya yang wisuda bulan Maret ini.

Bahannya sama, dasarnya adalah kertas sertifikat yang salah print (maklum waktu itu masih belum 1 bulan kerja,,haha) .Untuk hiasannya saya buat dari kertas koran bekas dan isolasi hitam. Bunga biru yang kecil hasil karya pertama ketika mencoba kerajinan koran klinting (makin berantakan kan). Sedangkan yang ijo, saya bermaksud membuat clover untuk teman saya yang sangat suka sekali dengan daun berbentuk hati itu, tapi masih gagal =(, mau diulang lagi.

Setelah saya searching lebih dalam, ternyata di sini kertas koran sudah bisa dijadikan furniture seperti meja dan kursi. Uwwaw…

Ini kegiatan saya ketika ada waktu luang, ketika internet sudah membosankan, tidak ada film yang bagus untuk ditonton, tidak ada buku yang seru, dan yang paling utama, ketika ada ide apa yang mau dibuat.

Bagaimana dengan Anda? =D

nb : kalo ada ide desain tolong di share yaa..kali aja keterbatasan kreativitas dan imajinasi saya bisa merealisasikannya.

Salam Hangat ^^

Macaroni Schotel ala Anak Kosan

macaroni schotel ala anak kosan
Awal tahun baru harusnya disambut dengan semangat doong…
Hari Minggu kemaren saya mencoba membuat macaroni schotle dengan bahan yang apa adanya *didukung oleh cuaca hujan dan tidak ada tukang sayur (alesan =D)
Bahan :
-makaroni keong 3 genggam (keong, ulir, semua sama aja)
-telur 1 butir
-kornet ayam 1/3 kemasan SO G**D
-kecap sesuai selera
-lada,garam sesuai selera (ditambah bumbu lain juga oke asal sesuai selera)
-keju parut sesuai selera
Proses Pembuatan :
1. Panaskan air secukupnya. Ketika sudah panas, masukkan sedikit garam dan makaroni. Matangkan makaroni (saya lebih suka tidak terlalu matang) dan tiriskan.
2. Kocok telur beserta bumbu dan masukkan kornet ke dalamnya. Aduk sampai rata. Dan masukkan makaroni ke dalam adonan.
3. tempatkan adonan di pinggan tahan panas. *karena anak kos tidak punya pinggan tahan panas akhirnya diganti mangkok tidak tahan pecah alias beling
4. Taburkan keju, dan adonan siap dikukus.
kukusan ala anak kosan 5. Kukus adonan dengan benar *karena ga punya kukusan, alhasil dipakailah penggorengan dikombinasikan dengan piring tidak tahan panas
pastikan piring menutup dengan rapat, agar matang maksimal
6. Tunggu kira – kira 60 menit sampai matang luar dalam. Cirinya : keju sedikit melted, kalo ditusuk sama tusuk gigi ato garpu sudah tidak ada adonan yang menempel.
7. Angkat pinggan dan makaroni schotle siap disantap menggunakan saos atau sesuai selera. *berhubung kukusannya ala anak kosan, cara ngangkatnya rempong boo..pake sutil, serokan, jampel -____-’
kebanyakan makaroni Ini penampakan setelah disantap anak – anak sekosan. Semua sih bilang enak, cuma menurut saya terlalu padat, mungkin makaroninya dikurangi jadi 1 1/2 genggam atau telurnya yang ditambah ^^

ini salah satu dari beratus resep yang saya coba dan langsung jadi,,
saya aja bisa, kenapa Anda tidak? Selamat mencoba =D

Published in: Uncategorized on January 4, 2012 at 1:28 pm  Comments (4)  
Tags:

Love Me – Glenn Fredly

Ada cinta di sekitarmu
Yang selalu dapat kau rasakan

If you love me
That you will see
Something you’ll never know

More you love me
More you will see
Love will keep us together

Ada cinta di sekitarmu
Yang selalu dapat kau rasakan

If you love me
That you will see
Something you’ll never know

Dimanapun dan kemanapun
Kau berada
Just love me, just fill me
And you will see
Just love me

If you love me
That you will see
Something you’ll never know

Published in: on January 2, 2012 at 3:04 pm  Leave a Comment  

Do You Really Love Me – AOP

bukannya ku tak percaya
bukannya ku tak bersyukur
atas yang ku terima
selama ini dari kamu

* sungguh ku hanya berharap
kalau ku satu-satunya
manusia di hatimu
yang kau cintai selamanya

reff:
do you really love me
jangan marah padaku
wajarku ku ingin tahu
seberapa kau cintaiku

semua karena hatiku
hanya bisa untukmu
ku hanya memastikan
do you really love me

Published in: on January 2, 2012 at 3:01 pm  Comments (2)  
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.